Sabtu, 19 Agustus 2023

IKN "Nusantara" - Pesona Indonesia TVRI 19 Agt 2023


Pesona Indonesia “Nusantara” tayang kali pertama di TVRI Nasional, 19 Agustus 2023 pukul 14:03 WIB. Kontennya membahas Ibu Kota Nusantara dan relevansinya dengan aspek sejarah di timur Pulau Kalimantan, terutama historiografi Kerajaan Kutai, serta spirit pembangunannya.

Narasumber dalam video ini ada dua orang. Muhammad Sarip bertutur tentang sejarah dan Dr. Myrna A Safitri berbicara perihal pembangunan IKN.

Dr. Myrna A Safitri adalah Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam LHSDA) Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Ia orang pertama Kaltim yang diangkat Presiden dalam struktur pimpinan tinggi madya OIKN.

Program dokumenter yang proses produksinya dipimpin oleh Nur Suci Sirana ini dibagi menjadi empat babak. Segmen 1: Nama Segmen 2: Sejarah Segmen 3: Pembangunan Segmen 4: Peradaban Baru

Sabtu, 10 Juni 2023

Talkshow Sejarah Samarinda di Big Mall Samarinda

Talitha Aufa Nabilah dan Muhammad Sarip dalam
Talkshow Sejarah Samarinda di Big Mall (10/6/2023)
Samarinda, SejarahKaltim.com

Sebuah talkshow kesejarahan diadakan di Big Mall Samarinda, Sabtu sore (10/6/2023). Temanya “Citra Kota Samarinda dalam Arsip”, sesuai judul buku yang diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearasipan (DPK) tingkat Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda.

Sejarawan Muhammad Sarip tampil sebagai pembicara tunggal. Sementara moderatornya adalah Talitha Aufa Nabilah, Putri Indonesia Inteligensia Kaltim 2023. Peserta yang diundang untuk kegiatan ini adalah para lurah se-Samarinda dan pelajar SMA/SMK di Samarinda. Masyarakat umum juga hadir.

Jumat, 14 April 2023

Otorita IKN Bahas Kearifan Lokal Kaltim di Jakarta

Arahan oleh Deputi LHSDA Otorita IKN
Dr. Myrna A. Safitri,14 April 2023 (foto staf OIKN)
Jakarta, SejarahKaltim.com
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) berencana menerbitkan Peraturan Kepala OIKN tentang Pengakuan Kearifan Lokal dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Untuk itu, Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LHSDA) menyelenggarakan konsinyering bersama para pakar di Hotel Le Meridien, Jakarta (14/4/2023).
 
Menurut Deputi LHSDA Dr. Myrna A Safitri, dasar pemikiran konsinyering adalah pembangunan IKN dilaksanakan berdasarkan asas keselarasan dengan alam dan kebhinekatunggalikaan. Kearifan lokal merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dilepaskan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di wilayah IKN.

Senin, 20 Februari 2023

Talkshow Sejarah Samarinda Digelar di Perpuskot

Muhammad Sarip, Nur Suci Sirana, Rusdianto
Kota Samarinda Didirikan Kolektif Lintas Etnis

Samarinda, SejarahKaltim.com

Talkshow bertema “Sejarah Lokal Samarinda di Mata Publik” digelar di Aula Perpustakaan Kota Samarinda, Senin (20/2/2023). Tampil sebagai narasumber adalah sejarawan Muhammad Sarip dan jurnalis Nur Suci Sirana.

Sarip memaparkan, di antara syarat penting dalam pemilihan topik untuk penulisan sejarah adalah kedekatan emosional, sebagaimana disitir dari guru besar sejarah Kuntowijoyo. Menurut Sarip, sejarah lokal artinya sejarah dalam batasan geografis tertentu.

“Sejarah lokal yang baik semestinya ditulis oleh orang yang berkompeten dan dari unsur komunitas lokal tersebut karena memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat setempat dan mengalami langsung kultur lokal tersebut,” ujar sejarawan asal Samarinda tersebut.

Selasa, 31 Januari 2023

Tim Komunikasi Presiden Adakan FGD Sejarah Kutai di Setneg

Sebuah kemajuan yang signifikan terjadi di kompleks istana. Sejarah lokal Kalimantan Timur dibahas dalam forum Tim Komunikasi Presiden.

Jakarta, SejarahKaltim.com

Staf Khusus Presiden RI mengundang tiga narasumber ke Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara pada 31 Januari 2023. Surat undangan berkop Sekretariat Kabinet RI ditandatangani oleh Sukardi Rinakit. Tiga narasumber itu adalah sejarawan Rushdy Hoesein, sejarawan Muhammad Sarip, dan youtuber sejarah Asisi Fransiskus. Focused Group Discussion (FGD) atau diskusi terpumpun digelar di gedung sebelah istana negara.

Selasa, 24 Januari 2023

Pemkot Samarinda Anugerahi Sejarawan Muhammad Sarip Piagam Tokoh Kominfo

Wali Kota Samarinda Dr. Andi Harun didampingi
Wakil Wali Kota Dr. Rusmadi dan Ketua DPRD Sugiyono
memberikan 
Piagam Penghargaan Tokoh Komunikasi dan
Informasi 
kepada sejarawan Muhammad Sarip (24/1/2023)
Samarinda, SejarahKaltim.com

Pemerintah Kota Samarinda menganugerahkan Piagam Penghargaan Tokoh Komunikasi dan Informasi kepada sejarawan Muhammad Sarip, Selasa (24/1/2023). Piagam diserahkan langsung oleh Wali Kota Samarinda Dr. Andi Harun dalam Sidang Paripurna DPRD Samarinda dalam rangka HUT ke-63 Pemkot Samarinda.

Seremoni serah terima piagam itu dihadiri Wakil Wali Kota Dr. Rusmadi Wongso, Ketua DPRD Sugiyono beserta seluruh anggota DPRD, dan jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkot. Acara dilaksanakan di ruang rapat gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat.

Minggu, 11 Desember 2022

Talkshow UGTV: Kembalinya Pusat Peradaban ke Bumi Kalimantan


Sebuah gelar wicara yang membahas aspek historis dan lingkungan Kalimantan Timur terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara.

 

1. Sejarah Kerajaan Martapura dinasti Aswawarman putra Kundungga

2. Perbedaan antara Kerajaan Martapura (Muara Kaman) dan Kerajaan Kutai Kertanegara

3. Eksistensi Kutai dari era Hindu, Islam, Hindia Belanda, hingga zaman Republik

4. Ibu Kota Nusantara sebagai pusat peradaban baru Indonesia

5. Visi pembangunan IKN yang ramah lingkungan

Senin, 28 November 2022

Museum Eks Istana Sultan Kutai Bukan Hadiah Belanda

Bekas istana Sultan Kutai di Tenggarong yang dijadikan museum, Desember 2022 (foto: Muhammad Sarip)

© Muhammad Sarip

Sebuah bangunan museum nan megah hadir di Kota Tenggarong sejak tahun 1971. Lima tahun kemudian museum itu bernama lengkap Museum Negeri Mulawarman. Museum itu tampak mencolok sendirian karena Tenggarong hanyalah kota kecil di pinggir Sungai Mahakam. Kok bisa begitu?

Jadi begini riwayatnya.

Sabtu, 26 November 2022

Mulawarman di Timur Kalimantan: Merdeka dan Gembira Belajar Sejarah

Samarinda, SejarahKaltim.com


Acara bertajuk “Mulawarman di Timur Kalimantan: Merdeka dan Gembira Belajar Sejarah” dilaksanakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Sabtu (26/11/2023).

Sejarawan Muhammad Sarip menjelaskan sejarah Kaltim zaman awal ditemukannya prasasti yupa. Peserta mahasiswa yang hadir bukan dari warga Kalimantan Timur, karena dikhususkan untuk program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2 program MBKM Modul Nusantara.

Rabu, 17 Agustus 2022

Tugu Tak Terawat dan Literasi Sejarah yang Minim

Perang di Samarinda Baru Muncul Usai Proklamasi Kemerdekaan

Tugu Palagan di Teluk Lerong (foto Kaltim Post)

Samarinda memang tak seperti Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang memperingati peristiwa perlawanan melawan penjajah tiap tahun. Maka tak sedikit warga Samarinda lebih tahu ada peristiwa heroik di Sangasanga. Kisah kian kelam, ketika tugu untuk mengenang perlawanan melawan penjajah rusak. Padahal, kisah pejuang di Samarinda tak kalah heroik.

Minggu, 19 Juni 2022

UGTV: Peran Sejarah dalam Pembangunan IKN

Sebuah perguruan tinggi di ibu kota [lama] tertarik untuk mendiskusikan sejarah Kalimantan Timur dalam konteks pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).

Disiarkan langsung melalui channel 32 UHF TV Digital. Live streaming di tv.gunadarma.ac.id dan ugtv.co.id.

Sebuah talkshow dari TV Universitas Gunadarma Depok.

UG Talk Exclusive
"Peran Sejarah dalam Pembangunan IKN"
Senin, 20 Juni 2022
08:30–10:00 WIB
Host:
Dr. Ir. Pancawati Dewi, M.T., IAI (Universitas Gunadarma)
Narasumber:
Muhammad Sarip (Sejarawan Kalimantan Timur)
Dr. Ir. Raziq Hasan, M.Ars. (Universitas Gunadarma)

Senin, 23 Mei 2022

Talkshow Mengenal Sejarah dan Budaya Samarinda

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda mengadakan talkshow bertema "Mengenal Sejarah dan Budaya Samarinda" pada Senin, 23 Mei 2022.

Gelar wicara di Museum Samarinda ini menghadirkan tiga narasumber. Pembicara pertama adalah Kepala Disdikbud Samarinda, Dr. H. Asli Nuryadin. Pembicara kedua adalah Syafruddin Pernyata, seorang sastrawan dan budayawan. Pembicara berikutnya adalah sejarawan Muhammad Sarip.

Talkshow yang dihadiri para guru IPS SMP ini dipandu oleh Achmad Mushlih Navis dari Rumah Seniman Samarinda.

 

Sabtu, 26 Februari 2022

Suku Asli di Kaltim Bakal Seperti Betawi di Jakarta?

© Muhammad Sarip

Etnik dan kultur Betawi di DKI Jakarta disinyalir hampir tinggal nama belaka. Bagaimana dengan suku asli di Kalimantan Timur kelak di Ibu Kota Nusantara?

Selasa, 25 Januari 2022

Ibu Kota Baru dalam Perspektif Sejarawan Jakarta dan Kaltim

Sebuah talkshow persembahan Ikatan Pelajar Mahasiswa Kutai Kartanegara Kalimantan Timur yang bermarkas di Yogyakarta.

Tema: "Nusantara: Ibu Kota Baru Indonesia"

Narasumber:

JJ Rizal (Sejarawan Jakarta)

Muhammad Sarip (Sejarawan Kalimantan Timur)

Moderator: Tengku Syarif

Rabu, 26 Januari 2022

15:00-17:00 WIB

Luring & daring



Senin, 06 September 2021

Belajar dari Sejarah 140 Tahun Carl Bock ke Samarinda

Tanggal 16 Juli 2019, tepat 140 tahun silam Samarinda dikunjungi Carl Bock. Nama Carl Bock tersohor sebagai penulis buku legendaris mengenai penduduk Pulau Kalimantan. Buku itu fenomenal karena judulnya yang horor, yakni The Head-Hunters of Borneo alias Para Pemburu Kepala Kalimantan. Bukunya terbit di London pada 1882 atau tiga tahun usai ekspedisinya ke Pulau Kalimantan.

Sabtu, 31 Juli 2021

Buku Kerajaan Martapura dalam Literasi Sejarah Kutai 400–1635

Awal abad ke-5 Masehi, di daratan timur Kalimantan sejarah monumental tercipta. Peradaban literasi Nusantara dimulai dari lokasi yang bernama Muara Kaman. Tujuh batu bertulis prasasti yupa menyiarkan eksistensi kerajaan dinasti Aswawarman putra Kundungga.

Selasa, 20 Oktober 2020

Peraturan Mendikbud No. 72 Tahun 2016 tentang Pedoman Penulisan Tokoh Sejarah

Salinan Peraturan Mendikbud No. 72 Tahun 2016 tentang Pedoman Penulisan Tokoh Sejarah ini berformat PDF dan berisi 32 halaman. Silakan unduh (download) di sini.


Artikel lain

Selasa, 15 September 2020

Mengupas Taman Nasional Kutai dan Sejarahnya

“Setelah sudah maka Aji Batara Agung Dewa Sakti pun berkumpullah laki-istri. Maka putri itu pun mengidamlah ia hendak baturan lulu sumpitan. Maka Aji laki itu pun pergilah menyumpit lulu ke Kutai. Maka tiada mendapat lulu yang lain. Hanya tupai saja seekor makan buah petai. Lalu disumpitnya maka kenalah tupai itu, gugur ke tepian mampi. Maka dikelilinginyalah benua itu. Maka bunyi Aji itu, "Terlalu baik negeri ini. Baiklah aku pindah ke negeri ini, berbuat negeri di sini." Maka tanah itulah tempat Aji itu berdiri menyumpit tupai itu, tanah itulah yang bernama Kutai, karena tanah itu tinggi sendirinya.”

Minggu, 16 Agustus 2020

Minggu, 05 Juli 2020

Mengadili Ulang Sultan Hamid II: Antara Pahlawan dan Pengkhianat

Oleh Muhammad Sarip

Ada yang berbeda dari webinar Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) yang saya ikuti hari Minggu alias Ahad ini (5 Juli 2020). Selesai Zoom Meeting, peserta tidak otomatis akan mendapatkan e-sertifikat.

Rupanya panitia jeli melihat situasi. AGSI yang sudah lebih dari 30 kali mengadakan webinar selama pandemi Covid-19 tentu tidak ingin menjadi pabrik e-sertifikat. AGSI berusaha mencegah timbulnya para kolektor dan pemburu e-sertifikat yang tidak berfaedah bagi literasi.